Sosialisasi Pilkada Serentak 2018 kepada kelompok-kelompok Masyarakat

Memasuki Tahapan Pilgub Jateng dan Pilwalkot Tegal Tahun 2018, KPU Kota Tegal mengagendakan serangkaian kegiatan sosialisasi. Salah satunya adalah sosialisasi kepada kelompok masyarakat. Kegiatan tersebut bekerjasama dengan kelompok/komunitas masyarakat dan SMA/SMK di Kota Tegal.

Kegiatan tersebut dilaksanakan guna mengenalkan kepada Masyarakat agar menjadi pemilih yang cerdas, tidak golput, tahu mana yang pantas menjadi pemimpin, mengetahui siapa saja calon Gubernur Jawa Tengah dan Calon Walikota Tegal serta mengajak masyarakat Kota Tegal untuk menggunakan hak suaranya pada 27 Juni 2018.

Sosialisasi tatap muka/dialog yang sudah dilaksanakan. Diantaranya adalah Pengurus Daerah Muhammadiyah, Muslimat NU, Fatayat NU,GP Anshor, Pemuda Muhammadiyah, Persatuan Wartawan Indonesia/Radio, Komunitas Tenis Lapangan, kegiatan Goes To Campus, Komunitas Mobil Tua, Komunitas Motor, Komunitas Pondok Pesantren Al Mukminin, Persatuan Umat Hindu Kota Tegal, Kelompok Warga Tegal, Komunitas Mancing Barra Mania, Kelompok LP3Teratai, Komunitas Pecinta Tembang Koes Plus, Komunitas Pecinta Reptil, Komunitas Olahraga Sepeda.

Komisioner KPU Kota Tegal menjadi narasumber di kegiatan-kegiatan Sosialisasi di kelompok-kelompok tersebut.

Masih ada beberapa agenda sosialisasi yang akan digelar di masing-masing kelompok. Diantaranya PC NU, Aisyiyah,  Komunitas Disabilitas, Komunitas Ormas Pemuda, Komunitas Pendonor Darah, Komunitas Pondok Pesantren Hidayah Mustarsidin, Persatuan Umat Kristen kota Tegal, Persatuan Umat Katholik Kota Tegal, Persatuan Umat Budha Kota Tegal, Persatuan Umat Konghucu Kota Tegal, PKK Kota Tegal.

Untuk di sekolah-sekolah yang sudah terlaksana yaitu di SMA NU dan SMK Dinamika Tegal. Setelah itu akan diselenggarakan di SMK YPT Tegal, SMK Ihsaniyah, SMK Muhammadiyah, SMK Al-Irsyad, SMA PIUS.

Selain Kegiatan Sosialisasi dengan Kelompok-kelompok masyarakat, KPU Kota Tegal juga mengagendakan beberapa kegiatan sosialisasi dalam bentuk lain. Yaitu sosialisasi di keramaian/tempat umum, jalan sehat dan do’a bersama dan lain sebagainya.

Harapannya dengan diselenggarakannya sosialisasi tersebut masyarakat akan antusias untuk memilih dan tidak golput. Satu suara sama halnya ingin membangun kesejahteraan daerah. (ftr)

widiya

Subbag Teknis Pemilu dan Hupmas