MTs Model Ihsaniyah Kota Tegal Pilih Ketua OSIS “PARA SISWA DIHARAP MENJADI DUTA DEMOKRASI”

Tegal, Sekolah Madrasah Tsanawiyah Model Ihsaniyah Kota Tegal, Senin (8/8) melaksanakan kegiatan pemilihan Ketua OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) periode tahun 2016 – 2017. Proses kegiatan Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) itu diselenggarakan dan dilaksanakan sedemikian rupa, sama persis seperti pelaksanaan pemilihan umum.

Baik dari sisi penataan Tempat Pemungutan Suara (TPS), denah TPS, ruang tunggu pemilih, letak para petugas, penempatan bilik suara, kotak suara, pencelupan tinta dan jalan keluar pemilih yang sudah melakasanakan hak kedaulatan siswanya.

Bahkan sebelum pemilihan ada empat calon yang maju sebagai kandidat calon Ketua OSIS. Mereka itu adalah Zulfa Aliyya Ramadhan, M Sepudin Marzuki, Yulia Dwi Saputri dan Moh Sholahudin Lutfi. Sebelum dilakukan proses pemungutan suara, ke empat calon ini melaksanakan kampanye di hadapan pemilih dengan menyampaikan visi dan misinya sebagai calon Ketua OSIS.

Dalam kesempatan itu Komisioner KPU Kota Tegal Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Thomas Budiono didampingi Kasubag Teknis dan Hupmas, Widiya Hastantri, S.Sos dan Agus Sudarmono, menegaskan bahwa proses pembelajaran melalui model melaksanakan pilketos itu merupakan metode pembelajaran yang sangat baik.

Artinya, siswa bukan hanya melihat, mendengar dan mencatat materi pelajaran tentang tata cara atau proses pemungutan suara. Dengan terlibat langsung, baik sebagai petugas TPS, saksi, calon dan pemilih – maka siswa akan mengetahui secara langsung. Dengan demikian pemahaman dan ingatan siswa akan materi pelajaran PPKn soal demokrasi, khusus proses pemungutan suara, bisa dipahami secara maksimal.

Kepada seluruh siswa, Thomas Budiono menjelaskan soal prosedur dan tata cara pemungutan suara. Dimulai dari pendaftaran pemilihan, masuk ke ruang tunggu, mendapatkan kertas suarat suara, measuk ke bilik pencoblosan, memasukkan kertas suara ke kotak suara, pencelupan tinta dan alur jalan keluar hingga proses perhitungan suara.

“Kami minta kepada seluruh siswa siswi MTs Model Ihsaniyah Kota Tegal mampu menjadi Duta Demokrasi bagi lingkungannya. Adik adik bisa menjelaskan kepada kakak dan saudara dan orang tuanya soal larangan politik uang, kampanye negatif dan keharusan memilih pemimpin yang baik dan persaingan antara pemilih secara sehat serta tidak saling menghujat”, tandas Thomas Budiono.

Tradisi pilketos yang dilaksanakan oleh siswa siswi MTs Model Ihsaniayah Kota Tegal ini bisa dikembangkan dan disebarluaskan sebagai model pendidikan dan pembelajaran Learning by Doing. Dengan demikian ingatan siswa akan  lebih kuat dan setia memahami materi pelajaran.  (teknis&hupmas)

 

widiya

Subbag Teknis Pemilu dan Hupmas